Butuh ekstra sabar mengikuti alur merangkak ‘The Canal’, tapi setimpal begitu film melepas horornya yang disturbing dan ngehe! lambat tapi tak membosankan, sambil membangun horornya pelan-pelan, mencekam dan disturbing. Ada beberapa momen ngehe dimana lo dipaksa untuk mikir yang seram-seram duluan, sesuatu yang jarang dilakukan oleh film horor kekinian. Tujuan ‘The Canal’ membuat penonton ikutan stress seperti karakter utamanya jelas berhasil, ilusi dan nyata jadi membaur tak ada bedanya. Penampakan demi penampakan pun efektif ciptakan rasa ngeri dan tak nyaman, apalagi rasa cekam ‘The Canal’ sudah mantap terbangun lebih dulu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star