A Quiet Place (2018)

Kentutlah sebelum kentut itu mematikan. ‘A Quiet Place’ tidak saja hadirkan banyak momen mendebarkan tapi juga ciptakan segunung pertanyaan di kepala, salah-satu yang mengganggu pikiran gue adalah: berapa orang yang mati karena tak sengaja kentut brat-bret-brot? Yah detil yang sengaja ditinggalkan tanpa ada penjelasan.

Ketika film banyak menjelaskan detil bagaimana keluarga Emily Blunt bisa survive, saat orang-orang di sekeliling mereka mati, kok film ini malah bungkam soal kentut. Tak ada adegan yang memperlihatkan karakter-karakternya berusaha untuk bisa kentut tanpa terdengar oleh para alien bangsat yang sekilas mengingatkan dengan ‘Cloverfield’ ini.

Apa mereka pergi ke bawah basement atau sembunyi di balik air terjun untuk kentut? Yah, jawabannya tetaplah jadi misteri. Mungkin mereka menemukan cara agar kentutnya tidak bunyi “broot” keras, tapi “pssst” sangat pelan, beruntung alien-alien ini tidak sensitif soal bauk.

Terlepas dari misteri soal kentut, ‘A Quiet Place’ seimbang dalam jejalkan kebodohan sekaligus juga keseruan, thriller invasi alien yang sanggup bikin penontonnya terdiam terpaku menjerit berbisik dalam hati. Ketegangan yang tiada habis di tiap detiknya, keluar bioskop masih terasa dag-dig-dug.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s