Marlina si Pembunuh Dalam Empat Babak (2017)

Kita hidup di masyarakat yang lebih anjing dari anjing, jahanam, bajingan, biadab, masyarakat yang bisa menelanjangi seorang perempuan di depan umum hanya karena (katanya) berbuat mesum. Masyarakat taik kucing yang bisa bakar orang hanya karena (katanya) maling di tempat ibadah.

Orang-orang bijik kambing itu akan selalu ada, termasuk apa yang dipertontonkan Mouly Surya di ‘Marlina’ ketika sekelompok cecunguk datang dan seenaknya merampok serta memperkosa yang punya rumah.

Murka saya sebagai penonton kali ini terlampiaskan, terwakili oleh tindakan Marlina si badass-maderfaker yang langsung menebas kepala si pemerkosa-bangsat. ‘Marlina’ adalah cermin dunia yang kita tinggali sekarang, betapa faktap dan eshol-nya orang-orang kerak sampah yang bisa seenaknya merampas harta dan nyawa, dan taiknya lagi kita hanya bisa melihat, menatap ke layar kaca, geram tapi tidak berdaya.

Gue lihat itu di ‘Marlina’ dan mungkin film ini adalah bentuk pemberontakan, pelampiasan dari seorang Mouly juga, terhadap tatanan masyarakat kita yang katanya bermoral dan relijius, tapi eshol bukan kepalang.

Babak demi babaknya menjeritkan ketidakadilan, meneriakkan rasa tak berdaya, semua kemarahan yang bersembunyi dalam wajahnya Marlina yang sunyi. Tuturannya puitis sekaligus sadis, emosi yang berkecamuk dalam dada terasa ditebas habis.

Mata kita pun terkoyak, terhujam oleh keindahan alam Sumba yang begitu magis. ‘Marlina’ buat gue bukan sekedar tontonan semata, tapi juga perjalanan yang memberikan pengalaman luar biasa tidak terlupakan, menyadarkan gue kembali, di dunia yang memang indah ini, begitu banyak eshol yang berkembang-biak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s