The Doll 2 (2017)

Mengajak Luna Maya untuk bermain di “The Doll 2” adalah pilihan yang tepat, karena berkat aktingnya, segala kesedihan, ketakutan dan ketegangan berhasil dihidupkan serta tersalurkan ke tiap bangku penontonnya. Tingkat keseraman memang tidak sampai membuat gue merapal ayat kursi, tapi setidaknya upaya film ini untuk menakut-nakuti tidak sebodoh film hantu minta bopong. Bagian terbaik “The Doll 2” tentu saja terletak pada bagian seni tusuk-menusuk yang dirancang brutal bersimbah darah, sayangnya mesti dinodai oleh drama receh menggelikan ala stasiun televisi sebelah. Terlepas third act yang membuat kepala berputar 180 derajat, harus diakui Hitmaker Studios telah belajar dari kesalahan dan menyuguhkan film horor yang lebih baik dari sebelumnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s