Suspiria (1977)

Instareview_Suspiria

Kalau Nayato sukses bikin gue phobia ama yang namanya gelas setelah nonton ‘Takut: Tujuh Hari Bersama Setan’, beda lagi dengan Dario Argento di ‘Suspiria’ yang bisa nampilin pintu otomatis bandara jadi begitu menakutkan.

Sejak nginjakin kaki di sekolah balet ‘Tanz’ Dario emang nga punya waktu untuk basa-basi, bahkan baru di depan pintu sambil basah kuyup hujan-hujanan, gue udah dibikin resah oleh hawa ‘Suspiria’ yang tidak mengenakan.

Modal bikin perasaan tidak karuan tersebut (seperti karakter Suzy) kemudian diubah dengan mudah oleh Dario Argento jadi ketakutan, makin lama makin paranoid. ‘Suspiria’ memang hampir bikin gue sinting. Anjing lo, Dario!

‘Suspiria’ adalah mimpi buruk yang disuguhkan dengan warna-warni yang menyihir selama 90 menitan. Kolaborasi mengerikan dari gambar, atmosfir, dan suara yang dirancang untuk meneror habis penonton.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s