Brawl in Cell Block 99

Instareview_Brawl99

‘Brawl in Cell Block 99’ tidak sekedar membuat hati riang-gembira ketika melihat Vince Vaughn ngancurin kepala orang sampe benyek, seperti risoles kelindes ban odong-odong. Dibalik kebrutalannya, penonton juga diajak untuk peduli dengan drama dan karakternya, didukung akting badass Vince Vaughn yang mengintimidasi.

Craig Zahler, yang sebelumnya menciptakan kebiadaban dalam film western-horror, ‘Bone Tomahawk’ sekali lagi membuktikan dia memang eshol pada saat berurusan dengan tontonan yang mengeksploitasi kekerasan. Terkesan kartunis dan berlebihan, tapi itulah gaya si Zahler, tidak omong kosong dan tak tanggung-tanggung.

Separuh drama, separuh kebrutalan. ‘Brawl in Cell Block 99’ membangun drama yang tidak mengada-ngada, selagi kita diperkenalkan sosok Thomas, yang gampang marah dan bisa merobek-robek mobil pake tangannya, tapi juga suami sayang istri, meski dia sudah diselingkuhi. Zahler membagi adil porsi drama dan aksi-aksi brutal.

Durasinya yang dua jam, dengan alur yang sebetulnya “alon-alon asal kelakon” justru terasa jauh dari kata jenuh. Dramanya asyik, terbangun efektif dengan kebrutalan yang akan kita balas dengan teriakan “amin” setiap kali Vince Vaughn muncul untuk nonjokin dan nginjekin musuh-musuhnya. ‘Brawl in Cell Block 99’ keren-bangsat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s