Lords of Chaos (2019)

Film yang baik dan benar itu yah mestinya punya gambar-gambar yang mendidik penontonnya, dengan muatan penceritaan yang berisikan pesan-pesan bermoral.

Tapi ‘Lords of Chaos’ justru sebaliknya memenuhi durasinya (yang hampir dua jam klo tidak salah ingat) dengan pemujaan pada kejahatan, kebejatan dan kegelapan.

Film yang tidak bermoral dan jauh dari mengajarkan penonton sebuah nilai-nilai kebaikan. Di akhir kita tidak mendapatkan apa-apa selain pertanyaan: “film sampah apa ini?”

Sebagai sebuah tontonan, ‘Lords of Chaos’ enggak nyenengin, sama sekali kagak ngehibur, enggak menarik dan tak ada satupun yang bikin kita jadi peduli, cerita maupun karakternya.

Film berantakan tentang grup band sesat satanik yang nyiptakeun musik ngasal, berisik, berselera buruk dan najis enggak enak didenger. Sampah dan hanya buang waktu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star